Rakordasi dan Pembinaan Pengawas PAI DIY di Galery Museum Afandi

Bertempat di Galery Museum Affandi dan Resto Jalan Laksda Adisucipto, Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta, Rabu 26 Juni 2019 berlangsung Rakordasi dan Pembinaan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Daerah Istimewa Yogyakarta dengan jumlah 46 peserta, yang merupakan agenda rutin 2 bulan sekali dilaksanakan

Berkesempatan hadir Kasi PAIS Kemenag Kota Yogyakarta Drs. H. Kaharuddin Noor dan Ka Pokjawas Pengawas Agama Islam Daeah Istimewa Yogyakarta  Drs. H. Haerul Badri, M.S.I bersama jajaran Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kota Yogyakarta, yang mendapat kesempatan sebagai penyelenggara kegiatan.

Rakordasi dan Pembinaan Pengawas PAI se Daerah Istimewa Yogyakarta di rangkai dengan acara ramah tamah dan Syawalan 1440H/2020M, dengan menghadirkan narasumber sekaligus memberikan pencerahan dengan momen Syawalan oleh Dr. H. Khaeruddin Bashori, M.Si, pernah menjabat Rektor Universitas Muhamadiyah (UMY) Yogyakarta, mengingatkan kita semua  dengan mengatakan “bahwa mukmin sejati akan selalu merasa tehubung dengan Allah SWT, hatinya bergetar bila disebut tanda-tanda kekuasaan Allah dan rasa keimanannya semakin tebal, selain itu juga mendapatkan perlindungan dari Allah serta rezeki yang berkah sehingga hidupnya merasa berkecukupan”, demikian ujarnya.

Suasana pelaksanaan Rakordasi dan Pembinaan Pengawas PAI se DIY berlangsung dengan suasana silaturahmi penuh keakraban dan diakhiri dengan photo bersama, kemudian dilanjutkan semua yang hadir besama-sama masuk dan melihat-lihat di Galery Museum Afandi.*(hms.Nrl)

Pembekalan Karu dan Karom Jamaah Haji Kota Yogyakarta 1440 H/2019 M

PHU Kemenag Kota Yogyakarta selama 2 hari Senin dan Selasa 24-25/06/19 melaksanakan kegiatan Pembekalan Karu dan Karom Jamaah Haji Kota Yogyakarta 1440 H/2019 M. Kegiatan Pembekalan Karu & Karom Jamaah Haji Kota Yogyakarta, dilaksanakan di Indah Palace Hotel, Jl. Sisingamangaraja No. 74, Prawirotaman Yogyakarta.

Hari pertama dengan materi tentang “Tugas dan Fungsi Karu & Karom sebelum Keberangkatan dan Embarkasi, Pesawat, Bandara ( kedatangan/kepulangan ) ” disampaikan oleh H. Imam Khoiri, S.Ag.M.E dari Kanwil Kementerian Agama DIY dan materi tentang “Tugas dan Fungsi Karu & Karom di Madinah, Makkah pra dan pasca Armina” disampaikan Kasi PHU Kemenag Kota Yogyakarta H. Mustafid, S.Ag., M.Hum. 

Dalam kesempatan tersebut Juga dihadiri Ketua Kloter 21 SOC Kota Yogyakarta Abdul Rokhman, S.Ag.,M.Si dan Pembimbing Ibadah Haji kloter 21 SOC Kota ogyakarta H. Mukotip, S.Ag.M.Pd.I. Di hari kedua semua peserta Pembekalan Karu dan Karom Jamaah Haji Kota Yogyakarta 1440 H/2019 M mendapatka 2 materi lagi yakni tentang “Tugas dan Fungsi Karu dan Karom di ARMINA” dan “Tugas Pendampingan bagi Jamaah Lansia, Udzur dan Pemanfaatan Rukhshah Fikih” *(hms.Nrl)

 

 

Pemilihan PAI Teladan Non PNS Tingkat Kota Yogyakarta 2019

Sejumlah 17 Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS se-Kota Yogyakarta yang sudah lolos administrasi, mengikuti Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan Non PNS Tingkat Kota Yogyakarta, dilaksanakan di Aula Kemenag Kota Yogyakarta, Rabu, (19/06/19).

Ka Kankemenag Kota Yogyakarta Drs. H. Nur Abadi, MA didampingi Kasi Bimas Islam Drs. H. Maskur Ashari, MA membuka secara resmi lomba dan memberikan sambutan diantaranya mengatakan “selain kompetensi para penyuluh dalam menyampaikan pesan-pesan agama ke masyarakat, juga kompetensi dari sisi pemahaman terhadap isu-isu yang sedang berkembang, maka tahun ini temanya tentang -Moderasi Beragama- yang merupakan 1 dari 3 Mantra Kementerian Agama RI yaitu Moderasi Beragama, Kebersamaan Umat dan Integrasi Data””.

Dilanjutkan uji kompetensi dengan presentasi dari ke 17 penyuluh PAI Non PNS wakil dari 14 KUA Kecamatan Se Kota Yogyakarta, untuk mencari 1 yang terbaik maju ke Tingkat Propinsi DIY mewakili Kota Yogyakarta, dimana jumlah peserta untuk mengikuti lomba menjadi Penyuluh Agama Islam Teladan Non PNS tidak dibatasi.

Dengan dewan juri Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Yogyakarta Drs. H. Maskur Ashari, MA dan Ka Pokjaluh Kota Yogyakarta Muhammad Mahlani, S.Ag.,M.Pd memutuskan dan memberikan hasil penilaian dengan perolehan juara sebagai berikut :

Wahyu Nurhasanah dari Kec. Tegalrejo berhasil keluar sebagai juara 1 dan berhak mewakili Kota Yogyakarta untuk maju ke Tingkat Propinsi DIY, dengan urutan ke 2 : Arin Marliana, S.Ag (Kec. Pakualaman), urutan ke-3 : Trianto, S.H.I (Kec. Tegalrejo), dan harapan 1 : Berlin Sunardi, A.Md (Kec. Wirobrajan), Juara Harapan 2  : Iwan Rustiawan, S.Sos.I (Kec. Umbulharjo) dan sebagai Juara Harapan 3 : Tirto Saputro, S.H.I., M.Sos (Kec. Danurejan).*(hms.Nrl).

 

PHU Kemenag Kota Yogya adakan Sosialisasi Prosedur Pembuatan Paspor Jamaah Haji 1441 H/2020 M

“Paspor merupakan dokumen yang wajib dimiliki oleh jamaah haji, sehingga para jamaah untuk mematuhi aturan yang berlaku terkait penerbitan paspor, visa dan dokumen administrasi perjalanan haji lainnya.  Karna dokumen itu penting dan harus dimiliki ketika akan melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk dalam rangka menunaikan ibadah haji’ demikian yang disampaikan Yuwono dalam sambutan dan arahannya mewakili Kasi PHU Kemenag Kota Yogyakarta kepada seluruh calon jamaah haji pada acara Sosialisasi Prosedur Pembuatan Paspor Jamaah Haji 1440 H/2020 M.

Kegiatan sosialisasi prosedur pembuatan paspor jamaah haji 1440 H/ 2020 M dilaksanakan di Masjid Pangeran Diponogoro komplek Balaikota Yogyakarta, dihadiri hampir 400 orang calon jamaah haji 1440 H/2020 M,  pada hari Rabu, 19 Juni 2019. Sosialisasi yang dilaksanakan merupakan

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi prosedur pembuatan paspor jamaah haji 1440 H/2020 M  tersebut merupakan kerjasama Kemenag Kota Yogyakarta dengan Kantor Imigrasi Klas II Kota Yogyakarta, dalam kesempatan tersebut Natalina Marbun dari Kantor Imigrasi Klas II Kota Yogyakarta sebagai narasumber memberikan materi berupa “Prosedur dan Mekanisme Pembuatan Paspor Tahun 2020”.*(hms.Nrl)

Penerimaan Siswa PKL Madrasah Aliyah Al Hikmah Brebes

PKL ( Praktek Kerja Lapangan ) Madrasah Aliyah (MA) Al Hikmah 2 Terpadu Brebes Tahun 2019 kembali berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta selama 1 (satu) bulan dimulai pada tanggal  25 Juni 2019 s.d 24 Juli 2019. Pada hari Selasa, 25 Juni 2019 di ruang kerjanya Ka Subbag Tata Usaha  H. Mukotip, S.Ag, M.Pd.I menerima siswa Praktek Kerja Lapangan MA Terpadu Brebes tahun 2019 sebanyak 5 siswa.

Dalam sambutannya Ka Subbag Tata Usaha Kemenag Kota Yogyakarta H. Mukotip mengucapkan Terimakasih  yang  sudah mempercayakan dan memilih Kementerian Agama Kota Yogyakarta untuk dijadikan tempat PKL yang tentunya akan sangat membantu untuk kantor kami semoga siswa dapat menerapkan ilmu-ilmunya.

Selaku Guru pembimbing PKL Drs. Nurokhman, S.Pdi  menyampaikan bahwa peserta PKL ini di sebar di beberapa instansi yang ada di Yogyakarta diantaranya, Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Dimohon dapat memberikan arahan dan bimbingan kepada siswa kami ditempat pelaksanaan dan juga mohon maaf apabila nanti siswa kami ada yang kurang berkenan karena mereka masih belajar.

Tujuan di adakan PKL untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di sekolah ke lapangan langsung dan PKL juga sebagai syarat untuk naik kelas ujarnya. (Prahum/Nrl)

 

PENYERAHAN 8 CPNS DAN SURAT TUGAS DI LINGKUNGAN KEMENAG KOTA YOGYAKARTA

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta DRs. H. Nur Abadi, MA didampingi Kasubbag TU H. MUkotip, S.Ag.,M.Pd.I menyerahkan sebanyak 8 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Surat Tugas penempatan ke masing-masing Madrasah (MAN 1 Yogyakarta, MAN 2 Yogyakarta, MTsN 1 Yogyakarta). Bertempat di Aula 1 Kemenag Kota Yogyakarta, Rabu, 12 Juni 2019 berlangsung pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Dalam sambutan dan pembekalan kepada  kedelapan CPNS Ka Kankemenag Kota Yogyakarta Drs. Nur Abadi, MA menyampaikan tentang 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI (Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab dan Keteladanan) untuk dijadikan pedoman dan pegangan dalam menjalankan tugas yang diemban di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta.

Lebih lanjut beliau katakan diantaranya “dengan predikat dan penghargaan WBK (Wilayah Bebas Korupsi} yang sudah didapatkan Kemenag Kota Yogyakarta dari Menpan RB ZI di tahun 2018, sudah seharusnya menjadi tanggung jawab kita semua sebagai ASN di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta agar senantiasa bersikap profesional dan memberikan pelayan kepada masyarakat lebih baik, apalagi sebagai guru/pendidik tentunya harus menjadi contoh teladan serta mengayomi bagi anak-anak didiknya, maka jadilah ASN dengan profesi guru yang penuh amanah dan bertanggung jawab dalam menjaga intitusi Kementerian Agama. ”. Demikian pesannya.d*(hms.Nrl)

 

PEMBINAAN PEGAWAI di Lingkungan KEMENAG KOTA YOGYA dirangkai SYAWALAN 1440 H dan PAMITAN HAJI

Rabu, 12/06/19 Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar kegiatan Pembinaan Pegwai dirangkai dengan acara Syawalan 1440 H/2019, Pamitan Calon Jamaah Haji keluarga besar ASN di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta, bertempat di Aula 1 Kemenag Kota Yogyakarta. Hadir semua Pejabat Struktural (Kasi/Gara), Pengawas, JFT, JFU, Kepala KUA beserta staf se-Kota Yogyakarta, Tokoh-tokoh Agama, Lembaga Keagamaan dan Ormas se-Kota Yogyakarta, serta 15 Bank – BPS Syariah Haji, juga hadir beberapa mantan Kepala Kemenag  Kota Yogyakarta berjumlah 275 undangan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Drs. H. Edhi Gunawan, M.Pd.I berkesempatan hadir sekaligus memberikan sambutan dan arahannya kepada segenap ASN di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta, mengingatkan segenap ASN Kementerian Agama Kota Yogyakarta tentang 3 Mantra Kementerian Agama RI (Moderasi Beragama, Kebersamaan Umat dan Integrasi Data).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Drs. H. Nur Abadi, MA memberikan sambutan dan arahan antara lain mengatakan “Semua ASN Kemenag Kota Yogyakarta hendaknya selalu mengadakan perubahan kepada yang lebih baik dengan memunculkan ide dan gagasan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat, dengan meningkatkan kompetensi dan kualitas kerja dengan berpedoman kepada 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI (Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, Keteladanan)”. Lebih lanjut Nur Abadi juga menyampaikan Kemenag Kota Yogyakarta memperoleh predikat berupa penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di akhir tahun 2018 kemarin dari Menpan RB ZI Jakarta bersama Kemenag Kota Denpasar dan Kemenag Kabupaten Karang Asem-Bali, tentu menjadi tantangan untuk menjaga dan mempertahankan prestasi tersebut untuk bisa meraih predikat WBBM (Wilayah Bebas Bersih dan Melayani) nantinya.

Sebelumnya diawal acara Ka Subbag TU Kemenag Kota Yogyakarta H. Mukotip, S.Ag.,MPd.I selaku Ketua Penyelenggara dan mewakili dari ASN Kemenag Kota Yogyakarta yang menjadi calon jamaah haji tahun 2019 sebanyak 7 orang (Halimah Tri Sayuni,  Lusi Anggorowati, Danang Dwi Yantoro, Ratini, Siti Zulaikah , Jamadi dan Noerohini), memohonkan doanya semoga semuanya  dalam menjalankan ibadah haji nantinya diberikan kelancaran dan kemudahan dalam melaksanakan rukun, sunah dan ibadah wajibnya.

Pada kesempatan tersebut hikmah Syawalan 1440 H/2019 M disampaikan oleh Drs. H. Tarmudji, MA merupakan mantan Kepala Departemen Agama tahun 1993-1995, diakhiri dengan semua bersilatuhmi dengan bersalam salaman saling memaafkan satu sama lainnya.*(hms.Nrl)

 

 

 

 

 

 

 

 

Review Rencana Strategis Th 2015-2019 dan Penyusunan RKT Th 2019 Kemenag Kota Yogyakarta

Proses penyusunan RENSTRA (Rencana Strategis) merupakan proses meramalkan masa depan, karena sebagian besar analisis dilakukan berdasarkan data masa lalu (sudah terjadi) dan asumsi kondisi dimasa depan. Artinya ada kemungkinan bahwa kondisi masa depan diluar perkiraan asumsi, sehingga strategi yang disusun harus di-review dan bahkan direvisi sesuai perkembangan kondisi terkini. Renstra yang tidak pernah di-review dapat menimbulkan ekses negative, seperti halnya semakin jauhnya arah gerak organisasi dari arah sasaran yang ingin dicapai.

Perencana Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta melaksanakan kegiatan Review Rencana Strategis Tahun 2015-2019 dan Penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Tahun 2019 dengan melibatkan seluruh Pejabat Struktural (Kasi/Gara), Pengelola Keuangan, Kepala KUA/Madrasah Negeri, JFT, JFU di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta, dengan jumlah peserta 60 orang termasuk panitia penyelenggara, kegiatan dilaksanakan di Aula 1 Kemenag Kota Yogyakarta, Selasa-(11/06/19).

Secara resmi kegiatan dibuka Ka Kankemenag Kota Yogyakarta Drs. H. Nur Abadi, MA kemudian memberikan arahan dan sambutan diantaranya mengatakan bahwa “arah, sasaran, roadmap program strategis yang umumnya tertuang di dalam Renstra (Rencana Strategis) dihasilkan dari suatu proses yang sistimatis dan tentunya dapat dipertanggung jawabkan”, lebih lanjut Nur Abadi katakan “ Renstra yang sudah disusun dengan baik seringkali tidak dimanfaatkan sesuai fungsinya yakni sebagai pedoman pengembangan organisasi, sehingga masih sering ditemukan    bahwa program kerja dilakukan oleh suatu unit/divisi kurang mendukung pencapaian sasaran strategis jangka panjang organisasi, karena penyusunan rencana kerja tidak mengacu kepada Renstra”.

Kasubbag TU Kemenag Kota Yogyakarta H. Mukotip,S.Ag sebagai pemateri dengan moderator Nuzuliyati Shoimah,S.Ag memaparkan antara lain mengatakan “dimana sasaran dan strategi organisasi yang terumuskan dalam Renstra diterjemahkan menjadi Key Performance Indicator (KPI) organisasi. Kemudian, KPI individu ini diturunkan (cascading) menjadi KPI unit kerja dan kemudian menjadi KPI individu. Maka, proses cascading seperti ini sangat diperlukan agar segenap elemen organisasi dapat bergerak selaras mencapai tujuan yang sama. Disamping itu, orang cendrung biasanya lebih termotivasi untuk melaksanakan sesuatu yang menjadi bagian dari penilaian kinerjanya” demikian paparnya.

Kemudian kegiatan lebih banyak berdialog dan memberikan masukan dari peserta berkenaan dengan Renstra, dan membahas untuk diperbaiki dari hasil audit tim Irjen terhadap Kemenag Kota Yogyakarta. Rangkaian kegiatan yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian Pengucapan 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama RI, dilanjutkan dengan laporan Ketua Penyelenggara Eva Fadilah, SE. *(hms.Nrl)

 

PNS KEMENAG KOTA YOGYAKARTA LAKSANAKAN UPACARA HARI LAHIR PANCASILA 1 JUNI 2019

Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta laksanakan Upacara dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila, Sabtu, 1 Juni 2019 menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor : 4514/SJ/BVI/HK.00.7/05/2019, tanggal 22 Mei 2019, bertempat di halaman Kantor Kemenag Kota Yogyakarta yang diikuti seluruh ASN Kemenag Kota Yogyakarta mulai dari Pejabat Setruktural (Kasi/Gara), Pengawas, JFT, JFU di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta serta seluruh Kepala KUA beserta Staf se-Kota Yogyakarta.

Upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB pagi berlangsung khidmad dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Drs. H. Nur Abadi, MA bertindak sebagai pembina upacara dalam sambutannya mengatakan “bahwa sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila merupakan elemen penting yang dapat menyatukan bangsa, dimana Pancasila sebagai dasar Negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para ‘pendiri bangsa’, merupakan suatu anugrah yang tiada bandingannya dari Tuhan YME bagi bangsa Indonesia. Lebih lanjut disampaikan, berkat Pancasila sebagai penuntun keberagaman yang ada dan dapat dirajut menjadi indentitas nasional dalam wadah dan slogan “Bhinneka Tunggal Ika” berbeda-beda tetapi satu jua. Pancasila”.

Diakhir sambutannya Kepala Kemenag Kota Yogyakarta Nur Abadi menyampaikan “tujuan kita memperingati Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni, tidak lain adalah untuk mengenang dan merefleksikan momentum sejarah, dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai dasar Negara. Sudah seharusnya adanya pemahaman dan kesadaran untuk saling menghormati, bekerjasama dan gotong royong untuk menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi, kita semua bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan bermasyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan”, demikian ujarnya.

Ditengah suasana cuti lebaran dan hari Sabtu merupakan hari libur, sebagai Abdi Negara dan sebagai ASN yang baik, bisa meluangkan waktunya untuk memperingati hari lahirnya Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia, sebagai bukti bela Negara dan kesetiaan kita sebagai ASN terhadap PANCASILA.*(hms.Nrl)

“KiTa INDONESIA, KiTa PANCASILA”

PEMBINAAN KEHUMASAN DAN KEPROTOKOLAN KEMENAG KOTA YOGYAKARTA 2019

Dalam rangka membentuk citra institusi serta meningkatkan upaya Pemerintah dalam memberikan pelayanan dan penyebaran informasi kepada masyarakat, melaksanakan hubungan antar lembaga serta kerjasama dengan media massa, sudah barang tentu diperlukan sumber daya kehumasan yang dapat bertindak cepat dan tepat sehingga diperoleh hasilguna dan dayaguna yang tinggi. Dengan kualitas sumber daya yang menguasai kehumasan serta selalu mengingat visi Kementerian Agama dalam menjalankan tugasnya, maka publik akan memperoleh pelayanan sesuai dengan yang dibutuhkan.

MAN 1 Yogyakarta yang beralamatkan di Jalan C. Simanjuntak menjadi tempat dilaksanakannya Pembinaan Kehumasan dan Keprotokolan dari Kementerian Agama Kota Yogyakarta, pada hari Rabu, 29/05/19 di Aula lantai 2. Kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan di bidang kehumasan dan keprotokolan di masing-masing satker di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta melibatkan peserta sejumlah 34 orang sebagai penerima manfaat dari kegiatan pembinaan Kehumasan dan Keprotokolan terdiri dari perwakilan KUA Kecamatan se-Kota Yogyakarta dan perwakilan dari Madrasah (MAN 1, MAM 2, MTsN 1 dan MIN 1) Yogyakarta.

“Tujuan lain dilaksanakannya kegiatan Kehumasan dan Keprotokolan kali ini selain meningkatkan pengetahuan tentang kehumasan dan keprotokolan dilimgkungan Kemenag Kota Yogyakarta khususnya di bidang Master Of Ceremony (MC), juga diharapkan lebih meningkatnya kualitas pelayanan dibidang kehumasan dan keprotokolan dimasing-masing satker yang ada di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta”, demikian diantaranya yang disampaikan H. Mukotif, S.Ag.,M.Pd.I mewakili Ka Kankemenag Kota Yogyakarta dalam arahan dan sambutannya sekaligus membuka secara resmi acara tersebut.

Semua peserta sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan dengan narasumber dari Abhiseka Training centre menghadirkan langsung Lusy Laksita seorang yang sangat handal dibidang Master Of Ceremony di Kota Yogyakarta, menyampaikan materi tentang “Kiat-kiat Menjadi Master Of Ceremony yang Profesional”, yang dilanjutkan dengan mempraktekkan langsung dari beberapa peserta untuk menjadi Master Of Ceremony (MC).*(hms.Nrl)