Lomba Mandaya Islamic Competition (MIC) Bangun Generasi Hebat Bermartabat

MAN II Yogyakarta memiliki kewajiban untuk berperan menciptakan generasi yang berprestasi dan berkarakter. Salah satu upaya yang dilakukan oleh MAN II Yogyakarta adalah dengan penyelenggaraan lomba Mandaya Competition Islamic (MIC). Diikuti sekitar 250 peserta yang berasal dari siswa siswi Mts/SMP  DIY Jateng. Lomba MIC ini berlangsung Sabtu (24/8/18). Berbagai lomba ditandingkan yaitu Kaligrafi, MTQ, CCA, MHQ, dan Hadrah.

Kakankemenag Kota Yogyakarta, Drs H. Sigit Warsita, MA yang berkenan membuka kegiatan ini, menyampaikan apresesiasi kepada MAN II Yogyakarta atas usahanya mengembangkan setiap potensi siswa. Karena setiap siswa ada yang unggul dibidang akademik, ada yang unggul dibidang seni, dan ada pula yang unggul dibidang olahraga. Di bawah kepemimpinan Drs.H. Mardi Santosa selaku Kepala Madrasah, MAN II Yogyakarta wajib mengembangkan semua potensi pada diri siswa,” harap Sigit Warsita.

 

MAN II Yogyakarta harus mampu membuat program-program atau upaya-upaya yang dapat terukur untuk dapat menjamin bahwa potensi seluruh siswa dapat berkembang baik. “Karena ini memang cara Allah untuk menjadikan orang sukses, tidak hanya sukses dunia tetapi juga sukses akherat,” tegas Sigit Warsita.

Tentu saja usaha yang dilakukan harus dibingkai dengan akhlak untuk membentuk siswa berkarakter sehingga akan terbentuk siswa madrasah yang hebat dan bermartabat. Ini yang membuat madrasah berbeda dengan sekolah lain. “Sekali lagi saya ucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tinggi atas inisiasi dan gagasan  kegiatan MIC ini,” pungkas Sigit.

Usai mengikuti pembukaan seluruh peserta lomba kemudian masuk keruang-ruang lomba. Dan tepat jam 14.00 WIB Panitia mengumumkan para juara disetiap lomba. Kepala Madrasah menyerahkan Piala/Tropy dari Gubernur kepada Juara Umum yaitu MTs Miftahunnjanah Sleman sekaligus  menuntup acara MIC. “ Selamat untuk para juara serta para juara MAN 2 Yogyakarta ” tutup Mardi. (len/Dpj/nrl)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *